Jumat, 14 Januari 2011

gelobalisasi

Globalisasi mempunyai banyak pengertian yang berbeda, era globalisasi biasanya ditandai oleh kemunculan teknologi yang canggih, informasi yang cepat sampai, dan tidak menjadi sebuah rahasia lagi bahwa globalisasi adalah bentuk pemaksaan atas penghegemonian satu budaya saja. Hegemoni di dalam globalisasi tentu mempunyai tujuan untuk memukul ratakan kebudayaan. Negara yang lebih banyak ide dan mempunyai andil banyak dalam permasalahan politik, ekonomi dan militer tentu adalah Negara yang penghegemoniannya paling berhasil. Globalisasi juga diartikan sebagai masa yang serba instan, artinya segala kegiatan manusia yang awalnya butuh banyak factor pendukung, dengan adanya globalisasi maka aspek pendukung yang tadinya berperan dalam pelaksanaan kegiatan menjadi semakin ditinggalkan. Karena basis dari pada globalisasi itu sendiri adalah teknologi. Sebagai masyarakat diseluruh dunia dikenal adanya dua istilah yang dinamakan dengan UTOPIAN dan DISUTOPIAN. Utopian dikenal sebagai madzhab yang mengatakan bahwa globalisasi adalah sebuah nilai positif, dan mereka optimis dengan datangnya globalisasi. Saah satu tokoh media yang bernama Mechluhan adalah yang setuju dan mendukung sepenuhnya dengan kedatangan globalisasi. Bersebrangan dengan Mechluhan sebagai kaum utopian adalah disutopian. Herberd Siller merupakan salah seorang yang mengatakan bahwa globalisasi tidak lain adalah sebuah penjajahan atas budaya, hegemoni dengan budaya barat dan monoculture kapitalisem. Dengan demikian Dia berasusi bahwa globalisasi adalah sebuah fenomena negative dan pesimis atas kedatangan globalisasi. Ketergantungan atas negara lain merupakan salah satu cirri dari globalisasi tersebut. Dan harus di ingat bahwa globalisasi bukanlah merupakan hal yang baru. Homogenisasi juga menjadi salah satu cirri lain dari globalisasi. Adapun efec yang timbul dengan adanya globalisasi yaitu imperialism, global English, mass transportation, development of technology communication, keluarnya satu budaya sampai pada tempat lain, dan radiospes. Untuk itu mau atau tidak, diterima atau tidak manusia diseluruh dunia akan mengambil dan mengikuti globalisasi tersebut. Bahkan ketika Cruth (NIRVANA) mencoba melawan dari monoculture capitalism dengan mengeluarkan album pertama dan keduanya di tuduh sebagai salah satu plopor dari kapitasi itu sendiri. Karena album dan lambing nirvana itu sendiri meledak dan disukai oleh masyarakat dunia. Dan pada akhirnya, Cruth bunuh diri sebagai perlawanan dari kapitalisme.