ABSTRAK
Eksistensi Globalisasi Bertahan dan Punahnya Budaya
Komunikasi Sebagai Proses Budaya
Nama : Abdullah al-Faqih Dosen : M. Yusfik. MA
Nim : 108051000182
Dirasakan atau tidak, bahwa manusia saat ini telah memasuki sebuah masa yang dinamakan dengan globalisasi. Semakin berkembangnya kecanggihan teknologi membuat masa ini semakin kompleks. Namun tidak sedikit dari sebagian orang menyatakan pro dan kontra atas paradigma globalisasi. Utopian adalah golongan yang menyambut globalisasi sebagai masa pencerahan dan kemajuan, setra kebangkitan dari ketertinggalan informasi. Tetapi bertentangan dengan pendapat utopian adalah disutopian, mereka berpendapat bahwa globalisasi tidak lain adalah sebuah pembunuhan karakter dan budaya bangsa atas penyeragaman dari hanya satu budaya tertentu. Dengan melihat kejadian diatas. Bagaimana eksistensi globalisasi terhadap budaya? Apakah yang ditimbulkan oleh globalisasi terhadap budaya? Apakah ada cara untuk membendung laju globalisasi? Apakah yang harus dilakukan manusia agar tetap dapat mempertahankan budayanya di era globalisasi? Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan ketergantungan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi semakin sempit. Toeri cultural universal adalah sebuah penjelasan mengenai kebudayaan secara operasional yang dilihat dari isinya. Eksistensi globalisasi memang menimbulkan banyak penafsiran. Terlebih bagaimana dampaknya pada kebudayaan. Sulit dipungkiri memang jika kita bisa hidup mandiri tampa tersentuh keranah globalisasi yang akhirnya akan mengikis sedikit demi sedikit kebudayaan kita sebagai bangsa yang beraneka ragam budaya. Globalisasi tak luput dari penyeragaman budaya dan ini yang akhirnya akan menimbulkan pencampuran budaya atau yang lebih dikenal dengan akulturasi budaya. Tentu ada cara untuk mensiasati diri agar tetap mempertahankan budaya sendiri yaitu dengan berusaha mengenali budaya sendiri lalu melstarikannya. Globalisasi tentu tidak hanya berdampak negatif pada kehidupan tetapi juga membawa kemudahan dalam setiap aspek seperti teknologi dan informasi yang akurat. Budaya adalah asset yang tidak ternilai harganya dan harus terus dijaga kelestariannya. Pendapat dari orang postmo yaitu tidak ada narasi absolute dapat sedik membantu kita agar tetap bertahan pada budaya kita dan ambil sesuatu yang positif dari globalisasi. Keywords: Globalisasi, Kebudayaan, Akulturasi Budaya, Postmo,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar